Champions !


Juventus memastikan gelar scudetto musim 2014/2015 di Marassi dengan 4 pertandingan tersisa di Serie A. Tidak cukup 3 kali berturut-turut tapi 4 kali Juventus meraih gelar ini bertubi-tubi semenjak ditangani Antonio Conte dan dilanjutkan oleh Massimiliano Allegri. Gelar ini juga menambah koleksi scudetto Juventus sebanyak 33 kali.

image (2)-crop

Sebuah pencapaian yang luar biasa yang ditorehkan oleh seluruh pemain, management, dan seluruh orang yang terlibat dalam perjalanan Juventus FC musim ini. Jika anda adalah penggemar fanatik Juventus, anda bisa melihat perubahan yang ada di dalam diri Juventus, baik itu internal maupun tampilan eksternal Juventus FC sejak Antonio Conte mulai menjabat dan Juventus Stadium mengudara. Juventus FC selalu berkembang dari tahun ke tahun. Continuous Improvement.
 
Ada banyak ketidakpastian dalam hidup ini. Juventus salah satunya.
Musim demi musim berganti, pemain datang dan pergi, tetapi jadi diri si Nyonya Tua tak pernah berganti kemanapun Ia pergi. Tahun demi tahun berganti, dan bersamanyalah datang tantangan baru, tetapi satu yang pasti dalam hidup ini adalah Juventus akan selalu tegak berdiri menghadapi, bertarung tanpa henti.

Sampdoria - Juventus

Juventus pun dapat melumpuhkan satu tantangan di tahun ini, memenangkan sesuatu yang sungguh tak terbayang bagi kita semua, 4 scudetto berturut-turut! Sejarah yang makin indah dengan mengoleksi gelar scudetto yang ke-33. Banyak perubahan dalam personil maupun gaya bermain tetapi hasilnya tidak berubah. Juara.
Gelar scudetto yang ke-33 ini adalah buah kerja keras dari sekelompok pemain yang dibangun kesatuannya  oleh pelatih yang genius.Ini juga hasil dari para suporter Juventus yang datang dari seluruh kalangan yang mengalahkan segala rasa ragu dan skeptis, terus mendukung Juventus, tidak aja jika, tidak ada tapi. Scudetto ini kami dedikasikan untuk kalian, Bianconeri fans: #4Ju33.

champ2-crop

Di beberapa musim sebelumnya, gelar pertama Juventus diraih dengan antuisme yang besar, menghadapi beberapa tantangan, sebelum mengkonfirmasikan dominasinya selama beberapa tahun terakhir ini. Pada gelar ketiga berturutnya bahkan Juventus meraihnya dengan memecahkan rekor yang telah ada sebelumnya, yang dimana tahun ini Juventus memanfaatkan kepercayaan diri yang tinggi dan kemampuan yang terus berkembang. Juventus memenangkan Scudetto kembali dengan mental juara dan kesabaran di skuad yang matang.
Disinilah dimana Massimiliano Allegri mencatatkan namanya dalam sejarah. Ia mengukir alur dan memperkenalkan pemain baru yang dibutuhkan untuk membawa Juventus unggul di segala kompetisi pada musim ini.

image-crop

Skuad pada musim 2014/2015 ini adalah kesatuan simfoni yang padu. Grup yang memperlihatkan kualitas persepakbolaan tingkat atas di muka bumi ini. Pada akhir musim ini pun, masih ada Final Coppa Italia dan Semifinal Liga Champion, tujuan terakhir dimana panggung terbesar Eropa telah menanti.
Ada beberapa kepastian dalam hidup ini. Salah satunya adalah semangat Si Nyonya Tua yang tetap bertarung dengan gigih di semua kompetisi, pertandingan antar pertandingan, fino alla fine.
Dan ketika itu tidak terjadi, itu hanyalah jika.

I Made Anggara Wijayatman

You may also like...