Patrice Evra Ibaratkan Dirinya Seperti Sebotol Wine

Evra yang hingga kini masih menjadi andalan Didier Deschamps di Timnas Perancis mengungkapkan bahwa dirinya masih haus akan kemenangan demi kemenangan bersama Juventus dan Perancis. Dirinya belum berpikir untuk menggantukan sepatunya.

Musim ini Juventus sendiri kedatangan Alex Sandro yang bermain di posisi Evra, belum lagi Kwadwo Asamoah yang sudah kembali berlatih. Evra menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak takut dengan kompetisi yang ia hadapi untuk mendapatkan tempat reguler di klub maupun Timnas. Dia malah menganggap hal tersebut yang memotivasi dirinya untuk terus berusaha tampil lebih baik lagi dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya berpacu di kompetisi yang sehat. Saya merasa seperti sebotol wine, bertahun-tahun berlalu, saya semakin lebih baik dan lebih baik,” ujar Evra kepada Radio Monte Carlo.

“Hal ini juga mengapa diriku mampu membuat pemain-pemain yang lebih muda nyaman, meski mereka tahu bahwa diriku tidak akan meninggalkan mereka sedikitpun karena saya tahu bahwa saya tidak mendapatkan perlakuan khusus dan jika saya tidak cukup bagus, salah satu dari mereka akan mengambil posisi saya,” lanjut Evra.

Evra sendiri merasa bahwa dirinya masih akan menjadi pilihan nomor satu di United jika tahun lalu ia tidak meninggalkan klub tersebut.

“Masih sulit untuk membicarakan hal tersebut, tapi suatu hari nanti ketika karir saya sudah berakhir, saya akan berbicara lebih terbuka mengenai hal tersebut,” tambah Evra.

“Saya datang ke Turin segalanya demi keluarga, karena di Manchester memasukkan klausa pada kesepakatan kami yang mana sangat menubah situasinya. Itu sangat menggangguku,” lanjut Evra.

“Saya tidak menyesal dengan kepindahan ini, yang mana pada akhirnya membuktikan bahwa hal ini lebih dari sekedar positif,” tambah Evra.

Bersama Juventus, tahun lalu Evra memenangkan Scudetto dan Coppa Italia, ia juga untuk keempat kalinya tampil di final Liga Champions.

Pertama kalinya Evra bermain di final Liga Champions adalah saat dirinya memperkuat Monaco tahun 2004, klub yang ia katakan tidak membuatnya tertarik untuk kembali karena saat ini ia bahagia bersama Juventus.

Tujun saya adalah untuk terus menang bersama Juventus dan Tim Nasional, khususnya karena kami akan menjadi tuan rumah (Euro 2016),” ujar Evra.

“Saya sangat bahagia di Serie A, walaupun hal ini lebih sebagai sebuah kebetulan daripada pilihan berada di Turin,” tambah Evra.

“Saya seorang olahragawan yang memiliki kompetisi di darahku dan saya tidak tertarik dengan uang. Saya benar-benar tidak dapat membayangkan diriku kembali ke Monaco untuk sekedar rumah berbalut emas. Tentunya, anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kehidupan, dan saya bisa saja kembali ke Ligue 1, namun itu bukan agenda saya saat ini,” lanjut Evra.

“Berkali-kali saya mendengar masukan orang-orang yang berkata bahwa diriku harus bersantai dan berbahagia di usiaku, namun ketika tubuhku dan kepalaku masih baik-baik saja, saya akan terus bermain. Saya tidak pernah melihat masa lalu, namun selalu ke masa depan. Selam saya masih termotivasi, saya akan terus memasang sepatu saya dan tidak menggantungkannya.” tutup Evra.

Dengan motivasinya yang besar tersebut ditambah darah kompetitifnya, rasanya wajar sekali jika Massimiliano Allegri masih menjadikan Evra menjadi pilihan utama di skuat Juventus.

 

Salam,

Zico

IKLAN: Dear Pengurus Chapter, baca ini, penting.

Dear petinggi Chapter, apa kabar? sudah jalan-jalan di situs kita yang terbaru di juventusclubindonesia.com ? Jika belum, diwajibkan untuk membaca artikel ini, Pembaharuan Situs Resmi JCI, Release di Giornata pertama!

Jika sudah, mari kita lanjutkan ūüôā

Untuk meningkatkan solidaritas terkait informasi yang aktual, dan untuk menyatukan nusantara tanpa tebang pilih, Berikan informasi kegiatan di chapter kalian, dengan regulasi¬†satu berita untuk satu bulan (minimal)¬†melalu email [email protected], Kenapa begitu sedikit? karena kami sadar bahwa tidak semua pengurus di daerah memiliki waktu untuk melaporkan kegiatan berupa tulisan. lalu, kenapa harus diwajibkan? karena, membangun komunitas tentunya harus ada tanggungjawab untuk membesarkan, ini adalah teori dasar komunitas, kita perlu berkembang dan kita perlu adanya sosialisasi dan sharing kepada yang lain.

Jadi, Kami tunggu laporan kegiatan Chapter, dengan format wajib (tanpa dihilangkan salahsatunya):

Tulis laporan kegiatan melalui Body Email dan bukan attach dokumen ms.word, (agar mudah copy paste)
Attach foto satu per satu, (tidak berupa zip atau rar)
Subject Email: JCI (CHAPTER) STATEMENT – nama event, contoh JCI MAKASSAR STATEMENT – Berbagi dengan yatim piatu
dikirim ke¬†[email protected]
Syarat penulisan, Jawab pertanyaan dibawah ini:

Apa jenis acaranya?
Kapan waktu pelaksanaannya? gratis atau bayar?
Siapa saja peserta kegiatan ini?
Apa tujuan Acara tersebut?
Apakah kalian menggiring sponsor? sebutkan dan jelaskan deskripsi semua sponsor, (deskripsi perusahaan)
Tuliskan alur cerita kegiatan tersebut jika acaranya sudah berlangsung, atau jelaskan rangka pelaksanaannya jika acaranya belum berlangsung.
Siapakah man of the match dari acara ini? adakah kisah unik dari pengurus chapter?
Unique Audience (mengundang fans, anak yatim, artis, atau walikota, dsb), Jelaskan jika tidak ada.
Apa Rencana selanjutnya?
Akhiri tulisanmu dengan namamu, contoh: writer: Nama Kamu
empat poin & sembilan poin diatas adalah aturan baku, kami tidak bisa merelease Official Chapter Statement jika ada poin-poin yang dikurangi, dan kemungkin besar kami tidak menayangkannya.

Best Regards.

Disclaimer: Dilarang untuk meng-copy atau menulis kembali konten di web ini tanpa mencantumkan sumber.

 

You may also like...