Review derby della mole

Juventus berhasil meraih kemenangan pada partai sengit derby della mole melawan rival sekota, Torino. Pada pertandingan yang digelar tepat sehari sebelum hari ulang tahun Juventus itu, gol-gol dari Paul Pogba dan Juan Cuadrado mengantarkan Juventus kembali ke jalur kemenangan. Pertandingan penuh drama ini juga sekaligus menjadi kado ulang tahun awal bagi Juventus
Line Up pemain:
Juventus (4-3-1-2): Buffon; Padoin, Barzagli, Bonucci, Evra; Khedira, Marchisio, Pogba, Hernanes; Dybala, Morata
Dengan absennya Chiellini akibat hukuman kartu merah, Bonucci dan Barzagli diduetkan di jantung pertahanan, sementara Padoin kembali dimainkan mengisi posisi bek kanan. Di tengah, 3 gelandang tengah terbaik Juventus menopang Hernanes yang akhirnya dimainkan pada posisi alaminya (AM). Sementara itu duet young guns Dybala dan Morata diharapkan bisa kembali menjadi juru gedor pertahanan lawan.

Torino (3-5-2): Padelli; Bovo, Glik, Moretti; Peres, Acquah, Vives Baselli, Molinaro; Quagliarella, Maxi Lopez

Jalan dan Analisis Pertandingan
unnamed

Pertandingan langsung berjalan sengit dari awal, aura derby langsung membawa pertandingan ke tempo tinggi. Di menit ke 11, cobaan pertama datang bagi Juventus dalam bentuk cedera. Sami Khedira terlihat mengalami masalah dengan kaki kanannya dan tidak mampu melanjutkan pertandingan, Cuadrado pun dimasukkan menggantikan ex-pemain Real Madrid itu.

Dengan keluarnya Khedira, Juventus terpaksa kembali bermain dengan formasi 4-3-3. Hernanes diturunkan menjadi regista sedangkan Marchisio didorong pada posisi mezzala destra. Yang agak mengherankan, Morata  justru dimainkan pada posisi LW, sedangkan Dybala yang di plot menjadi penyerang tengah.

Ternyata Morata mempunyai fungsi ganda dalam skema 4-3-3 ini, selain diperintahkan untuk menyisir sisi kiri saat menyerang, dia juga diperintahkan penjadi pemain pertama yang melakukan pressing ketika Torino membangun serangan dari sayap. Di beberapa kesempatan, terlihat Morata sampai turun jauh ke daerah pertahanan Juventus untuk mengejar Bruno Peres.

Juventus akhirnya membuka keunggulan pada menit ke 19 dengan cara yang spektakuler, bermula dari akselerasi Cuadrado di sayap kanan, ia lalu mengirim umpan pada Dybala. Dybala dengan cerdik melakukan dummy tanpa menyentuh bola, dan bola pun jatuh di kaki Pogba. Tanpa ampun gelandang asal Prancis ini mengirim hadiah kepada Padelli berupa tendangan voli yang menukik tajam tanpa bisa diantisipasi penjaga gawang Torino tersebut…Pogboom..!!! Juventus memimpin 1-0.

Selepas gol pertama, Juventus bermain dengan sabar untuk memancing sayap-sayap Torino keluar menyerang dengan harapan dapat mengeksploitasi lubang yang ditinggalkan. Di menit ke 34 skema tersebut nyaris membuahkan hasil saat Cuadrado kembali berhasil melakukan kerjasama dengan Dybala, sayang tendangan kaki kiri La Joya hanya melayang tipis di atas pojok gawang Torino. Torino sendiri hanya sekali menghadirkan ancaman bagi Buffon di babak pertama saat “kombinasi mantan” Molinaro dan Quagliarella hanya melenceng di sebelah kiri Buffon. Babak pertamapun selesai dengan skor 1-0.

Di babak kedua, “penyakit”Juventus dari awal musim mulai sedikit demi sedikit bisa diekspose oleh Torino. Tanpa adanya gelandang bertahan murni, Juventus terlihat kurang greget saat memutus serangan Torino. Pemain tengah tampak kurang agresif dalam merebut bola.


unnamed(1)
unnamed(2)

Dari defensive dashboard diatas bisa dilihat jika Juventus jarang sekali melakukan intersep atau tekel sukses di area tengah permainan, aksi pertahanan Juventus mulai banyak dilakukan tepat di depan 1/3 awal lapangan, dimana di daerah tersebut akan sangat sangat rentan jika lawan mendapatkan tendangan bebas.

kurang gregetnya lapangan tengah tersebut diperparah dengan seringnya pemain Juventus melakukan pelangaran-pelanggaran yang tidak perlu. Puncaknya terjadi pada menit ke 51. Berawal dari pelanggaran tidak perlu Bonucci terhadap Quagliarella, Torino mendapatkan tendangan bebas di posisi berbahaya. Tendangan Bovo sebenarnya membentur pagar betis, namun bola mentalnya kembali ditembak oleh Bovo dengan keras tanpa ada pemain Juventus yang melakukan pressing. Buffon pun tak kuasa menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. 1-1. Hal ini kembali mengekspose borok Juventus saat menghadapi situasi bola-bola mati. Tercatat musim ini Juventus sudah kebobolan dari skema bola mati saat melawan Roma, Frosinone, Sasuolo, dan Torino.

Skema bola mati benar benar menjadi momok buat Juventus pada pertandingan derby ini. Torino hampir beberapa kali membalikkan skor dari corner kick pada menit ke 57 dan 76 saat Kamil Glik dua kali mendapatkan peluang bersih, beruntung Juventus masih dilindungi sosok penjaga gawang sekelas Buffon. Juventus sendiri sepanjang pertandingan menghasilkan 6 shots on target dan 7 corner kick. Namun semua corner tersebut tidak ada yang membahayakan gawang Padelli (makin banyak PR di bagian set piece). Pada menit ke 78, Allegri mencoba memberikan suntikan tenaga dengan memasukan Mandzukic menggantikan Morata, Dybala pun digeser ke posisi LAM. Ternyata alternatif tersebut belum juga mampu menembus pertahanan 3 bek tengah Torino yg dikomandoi Glik.

Menit 87 Allegri pun memainkan kartu terakhirnya dengan menarik Dybala, yang mana merupakan pemain Juventus paling kreatif, dan digantikan oleh Alex Sandro yang berposisi natural sebagai bek sayap. Namun ternyata memang sang allenatore lebih tau tentang seluk beluk tim. Di saat waktu tambahan memasuki menit ke 90+3, Hernanes dijegal saat melakukan penetrasi melalui sisi tengah pertahanan Torino, wasit melambaikan tangan tanda “play on”. Bola jatuh di kaki Pogba yang langsung mengirimkan umpan ke Alex Sandro yang berada di sisi kiri. Sandro pun langsung mengirim umpan datar yang berhasil dimanfaatkan oleh Cuadrado. Gol..!!! Juventus menang…!!! Juventus Stadium pun meledak dengan gol Cuadrado tersebut, ini bagaikan ulangan dari episode yang sama dari musim lalu saat Pirlo mencetak gol di akhir masa injury time. Turin is black and white…!!!!

 

Juventus Team Dashboard

unnamed(3)

unnamed(8)
Torino Team Dashboard

unnamed(4)
unnamed(5)

https://youtu.be/D4Vr_IudPUE

Men of the match

1.Juan Cuadrado
Dipercaya menggantikan Khedira yang mengalami cedera, winger lincah asal Kolombia ini berhasil menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih dengan baik. 1 assist-nya pada Pogba pada menit ke 19 menjadi awal dari gol pembuka Juventus, dan golnya di penghujung pertandingan memastikan Juventus dapat menjalani hari ulang tahunnya dengan penuh senyum. Total ia mencatatkan 1 goal, 1 assist, dan 2 chances created pada pertandingan semalam. Workrate Cuadrado pun patut mendapatkan kredit khusus pada pertandingan semalam, dimana ia tanpa ragu sering membantu pertahanan dengan melakukan track back sampai ke posisi bek sayap.
unnamed(6)

2.Paul Pogba
Pemain bernomer punggung 10 (+5) ini berhasil mencetak gol keduanya pada musim ini dengan cara yang spektakuler melalui tembakan “ala Tsubasa” di menit ke 19. Selain itu, sepanjang pertandingan ia konstan menghadirkan ancaman bagi gawang Torino. Total ia mencatat 6 tembakan (4 on target, terbanyak pada pertandingan tersebut), 1 key pass, dan 90% akurasi umpan
Pertandingan berikutnya adalah partai tandang ke Borussia Park dalam lanjutan UEFA Champions League matchday-4. Jika berhasil memenangkan pertandingan ini, Juventus akan semakin mengamankan posisinya dalam menuju fase knock out. Satu kabar menggembirakan diterima Juventus menjelang lawatan ke Jerman, bek sayap enerjik Stephan Lichtsteiner sudah kembali bisa berlatih dengan tim utama setelah selesai menjalanin fase pemulihan akibat operasi minor yang dijalaninya sebulan yang lalu.

unnamed(7)

~Fino Alla Fine.. FORZA JUVENTUS…!!!~

 

ditulis oleh Ali Hanafiah (@AliHanafiah_)

You may also like...