Juventus berhasil meneruskan tren positif dengan mencatatkan kemenangan ke tiga secara beruntun di Serie A setelah mengandaskan AC Milan pada pertandingan yang berjalan ketat di Juventus Stadium kemarin malam. Kembali bintang-bintang muda Juventus menjadi aktor utama dalam kemenangan tim berjuluk Si Nyonya Tua itu

 

Starting XI

Juventus XI (4-3-1-2): Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Chiellini, Evra; Sturaro, Marchisio, Pogba; Hernanes; Mandzukic, Dybala

– Allegri kembali mencoba memainkan Hernanes di posisi penyerang lubang mendukung duet Dybala-Mandzukic. Sementara di lini belakang, Leonardo Bonucci diistirahatkan dan Allegri memilih memainkan duet Chiellini-Barzagli. Juventus terpaksa melakukan perubahan starting XI beberapa jam menjelang pertandingan dimulai, Sami Khedira yang kembali cedera digantikan oleh Sturaro.

Milan XI (4-3-3): Donnarumma; Abate, Alex, Romagnoli, Antonelli; Kucka, Montolivo, Bonaventura; Cerci, Bacca, Niang

– AC Milan mencoba meneruskan tren positif mereka di empat pertandingan terakhir. Fokus tim berada pada sosok penjaga gawang berbakat mereka yang digadang-gadang menjadi the next big thing, Gianluigi Donnarumma. Kiper berusian 16 tahun ini dalam 4 pertandingan terakhir telah menjadi pilihan pertama dari Mihajlovic, dan dari 4 penampilannya ia telah mencatatkan 2 kali clean sheet.
Jalan dan Analisis Pertandingan

unnamed

 

Juventus langsung mengambil inisiatif pertandingan dari sejak pertandingan dimulai. Dengan formasi empat pemain membentuk pola diamond, pemain tengah Juventus dengan nyaman bisa mengalirkan bola di lini tengah. Meskipun begitu, belum ada peluang berarti yang bisa dikreasikan Juventus.

Selepas menit ke-15, anak asuhan Mihajlovic mulai berani keluar menyerang meladeni permainan Juventus. Pertarungan sengit terjadi di sisi kiri dan kanan permainan dimana Pogba terlihat beberapa kali berduel dengan Juraj Kucka dan Sturaro yang ditugaskan untuk menempel ketat Bonaventura. Hernanes terlihat belum begitu nyetel dengan posisi yang ditempatinya, beberapa kali pemain ambidextrous asal Brazil ini terlihat tidak berhasil mengalirkan bola dan malah memberikan Milan kesempatan untuk melakukan serangan balik.

Milan yang berusaha menembus pertahanan Juventus melalui permainan sayap dari Cerci dan Niang masih belum mampu menembus kokohnya tembok Juventus, praktis sepanjang babak pertama hanya tembakan lemah Bonaventura di menit ke-22 saja yang sedikit memaksa Buffon untuk menyelamatkan gawangnya. Selepas menit ke-25, Juventus lebih banyak menguasai permainan di babak pertama. Marchisio sempat menghadirkan peluang melalui tembakan jarak jauhnya yang masih bisa diselamatkan dengan baik oleh Donnarumma. Pada menit ke 29, Juventus terpaksa melakukan pergantian pemain. Alex Sandro masuk menggantikan Evra yang terlihat mengalami cedera.

Formasi 4-3-1-2 tampak tidak terlalu efektif dalam menghadapi permainan bertahan Milan. Bola yang dialirkan pemain tengah Juventus tampak selalu mental di depan kotak penalti Milan yang dipenuhi hampir seluruh pemain Milan. AC Milan hanya menyisakan Niang, Cerci, dan Bacca untuk melakukan serangan balik cepat setiap ada kesempatan. Namun Juventus sendiri cukup sigap dalam menghadapi serangan balik ini. Baik kedua bek sayap Juve cukup disiplin dalam menutup ruang dan pemain Juventus tidak ragu-ragu melakukan pelanggaran ketika terjadi serangan balik saat pemain lain belum berada pada posisinya. Necessary evil 😉

Di akhir babak pertama Juventus beberapa kali berhasil mengkreasikan peluang-peluang dari jarak jauh oleh Hernanes. Di menit ke 38 tembakan jarak jauhnya masih melayang tipis diatas gawang Milan, dan tembakan bebasnya di menit ke-40 masih bisa diselamatkan dengan gemilang oleh Donnarumma setelah bola sempat ter-deflect oleh Bonaventura. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata

Di babak kedua, Allegri memutuskan untuk mengubah formasi permainan menjadi 3-5-2. Leonardo Bonucci masuk menggantikan Hernanes. Dengan berubahnya formasi, permainan Juventus menjadi lebih terdistribusi ke sisi sayap. Alex sandro dan Lichtsteiner akan bermain lebih agresif ke depan sementara kedua bek tengah Juventus (Chiellini & Barzagli) akan sesekali memberikan support dengan maju sampai garis tengah lapangan. Bonucci sendiri menjadi ditugaskan menjadi secondary playmaker dengan umpan-umpan panjangnya yang seringkali mampu membuka pertahanan lawan.

Pada menit ke-46, Milan merasa layak mendapatkan hadiah tendangan penalti saat Bonaventura dilanggar oleh Bonucci, namun wasit menilai telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu oleh Niang sebelum memberikan umpan kepada Bonaventura. Peluang emas bagi Juventus terjadi saat Pogba melepaskan tembakan tsubasa dari jarak 35 meter pada menit ke 61, namun kembali upayanya berhasil digagalkan oleh kiper berusia 16 tahun dengan tinggi 198 cm itu.

Skema bola bola panjang Juventus akhirnya membuahkan hasil di menit ke 65. Diawali kerjasama apik dengan Pogba di sisi kiri, Alex Sandro berhasil menerobos masuk ke pinggir kotak penalti Milan sebelum mengirim umpan lambung kepada Dybala yang berdiri bebas. Pemain muda asal Argentina itu pun tanpa ampun menghukum kelengahan barisan pertahanan Milan dengan satu tendangan keras yang berhasil menembus gawang Donnarumma, 1-0 untuk Juventus.

Selepas unggul, Juventus masih menguasai permainan dan sempat menciptakan peluang melalui Mandzukic di menit ke- 79, namun masih gagal menambah gol bagi Juventus. Alvaro Morata yang masuk menggantikan Dybala pada menit ke 81 tidak memberikan ancaman berarti bagi Milan. Setelah 3 menit tambahan waktu, wasit pun meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai.

unnamed(1)
unnamed(2)

Team Dashboard: Juventus

unnamed(3)

unnamed(4)
Team Dashboard: AC Milan

Dengan kemenangan ini, Juventus berhasil naik satu tingkat ke posisi 6 klasemen sementara menggeser AC Milan, dan terpaut 9 poin dari pimpinan klasemen. Lawan berikut yang telah menanti adalah Manchester City di matchday 4 Liga Champions. City sendiri datang dengan kondisi tidak bagus setelah mengalami kekalahan telak 4-1 dari Liverpool pada partai liga inggris, ditambah belum pulihnya Vincent Kompany. Allegri berhasil melakukan rotasi pemain dengan baik.  Cuadrado, Morata, dan Bonucci diharapkan bisa mengawali pertandingan dengan lebih segar.

~Fino Alla Fine, Forza Juventus..!!~

ditulis oleh Ali Hanafiah (@AliHanafiah_)