Review Lazio vs Juventus


Juventus kembali meneruskan catatan impresif-nya di serie A setelah berhasil mengalahkan Lazio di kandang mereka sendiri dengan skor meyakinkan 0-2. Bertanding di Stadion Olimpico yang sebagian besar kursinya kosong karena aksi protes dari ultras tim tuan rumah, Juventus bermain secara efektif dan berhasil memanfaatkan krisis psikologis pemain Lazio untuk mengambil poin maksimal


Line Up Pemain

Lazio (4-2-3-1): Marchetti; Basta, Gentiletti, Mauricio, Radu; Parolo, Biglia; Candreva, Milinkovic-Savic, Kishna; Klose. Stefano Pioli tidak menurunkan Felipe Anderson di pertandingan ini, sebagai gantinya ia menurunkan Kishna untuk menemani Candreva beraksi di sayap depan
Juventus (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Sturaro, Marchisio, Asamoah, Sandro; Mandzukic, Dybala. Dengan absennya Pogba dan belum pulihnya Khedira, Allegri dipaksa memutar otak menentukan susunan pemain di lini tengah. Beruntung Kwadwo Asamoah sudah pulih dan bisa dimainkan untuk menemani Marchisio dan Sturaro yang tengah menanjak grafik permainannya. Sementara itu, tidak ada perubahan starting XI di posisi lainnya bagi Juventus.

Jalan dan Analisis Pertandingan


unnamed

Juventus langsung mencoba mengambil alih inisiatif pertandingan sedari awal dan langsung memperoleh hasil di menit ke 6. Akselerasi Alex Sandro di sisi kiri diakhiri dengan umpan silang yang masih bisa diblok oleh Mauricio. Bola pantulan jatuh ke kaki Dybala yang langsung melepaskan tendangan keras. Bola terlebih dahulu membentur Gentiletti sebelum memantul deras ke gawang tanpa bisa diselamatkan oleh Marchetti. Gol Juventus..!!

Sumbangan gol di awal permainan menjadikan Juventus makin nyaman dan percaya diri menjalani pertandingan. Sampai pertengahan babak pertama, Juventus tampak pasif dan membiarkan Lazio mengambil alih permainan. Namun kurangnya kreasi dari Lazio, dan cerdiknya strategi bertahan Juventus membuat Lazio masih gagal menciptakan gol, bahkan tembakan ke gawang. Juve berhasil “menggiring” para pemain Lazio untuk mengalirkan permainan dari sektor sayap, sementara di sektor tersebut sudah dipenuhi pemain Juventus, sehingga bola-bola silang yang dialirkan ke kotak penalti Juventus dengan mudah bisa dimentahkan oleh trio BBC.

Juventus sendiri, dengan absennya Pogba, tidak terlalu mengandalkan penyerangan lewat tusukan atau kombinasi dari tengah. Juventus tampak banyak menyerang melalui skema serangan balik dimana Asamoah, Alex Sandro, dan Lichtsteiner tampak bergerak sangat cepat untuk naik saat bola mulai dialirkan oleh Bonucci atau Marchisio. Juventus sempat mendapatkan peluang di menit ke-19 saat umpan Alex Sandro berhasil disambut tendangan Asamoah, namun masih bisa di blok oleh Mauricio dan hanya menghasilkan tendangan pojok.

What a goal from Dybala..!!! di menit ke-32 Juventus berhasil menggandakan keunggulan lewat gol cantik dari penyerang asal Argentina tersebut. Berawal dari umpan panjang Chiellini dari lini pertahanan Juve, bola disundul oleh Asamoah dan jatuh kepada Mandzukic. Keberadaan Mandzukic berhasil menarik 4 orang pemain Lazio, namun super Mario berhasil memberikan bola pada Dybala…yang dengan kontrol bola apik berhasil melepaskan tembakan half-volley keras dan akurat yang tidak bisa dijangkau oleh Marchetti..World class strike from La Joya..!!

Pasca gol dari Dybala, pertandingan berjalan dengan sengit di lini tengah , tercatat pada babak pertama wasit memberikan hadiah kartu kuning pada 3 pemain Lazio (Gentiletti, Mauricio, dan Radu) dan 1 pemain Juventus (Mandzukic). Namun selain itu tidak ada gol yang tercipta sampai akhir babak pertama. Juventus turun minum dengan keunggulan nyaman 0-2.

Di babak kedua, Lazio langsung mengganti juru gedor di lini depan. Candreva dam Kishna ditarik keluar digantikan Felipe Anderson dan Diao Keita. Pun demikian, serangan Lazio masih belum membuahkan hasil. Juventus menampilkan permainan bertahan yang solid dengan melakukan pressing ketat di lini tengah dan tidak membiarkan Lazio membuat peluang bersih. Catenaccio….bukan parkir bus.

Juventus sendiri hanya menciptakan satu peluang di babak kedua ini, melalui Dybala di menit ke-58, namun tendangan kaki kirinya masih melenceng dari sasaran. Pada menit ke-69 Juventus menarik keluar Asamoah, Evra masuk menggantikannya. Dengan pergantian ini, otomatis Alex Sandro akan digeser sedikit lebih ke dalam menjadi gelandang tengah.

Lazio berhasil mengkreasikan peluang bagus di menit ke-71 dan 74 melalui Keita dan Parolo. Namun kesemua tembakan mereka masih mengarah tepat ke pelukan Buffon. Lazio lebih mengintensifkan penyerangan di 20 menit terakhir pertandingan, sementara Juventus tidak terpancing dan tetap bermain bertahan. Cuadrado yang dimasukkan menggantikan Dybala pada menit ke 80 pun lebih difungsikan sebagai pemain bertahan bersama dengan Lichtsteiner. Dimasukkannya Morata menggantikan Mandzukic pada menit ke-82 pun tidak banyak mengubah permainan Juventus dari segi penyerangan. Allegri nampaknya ingin membuat pemainnya mempunyai periode istirahat yang cukup sebelum menjalani pertandingan Liga Champions melawan Sevilla pada tengah pekan mendatang.

Setelah 2 menit tambahan waktu, wasit Luca Banti pun meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Dengan kemenangan ini, Juventus berhasil memperpendek jarak menjadi satu poin dengan AS Roma yang berada di posisi 4. Kemenangan ini juga sekaligus memperpanjang catatan kemenangan beruntun Juventus di Serie A menjadi 5 kali.

 

unnamed(1)

unnamed(2)

unnamed(3)
unnamed(4)

Man of the Match
9

Paulo Dybala: Tak diragukan lagi, penyerang asal Argentina ini layak dinobatkan sebagai MotM pada pertandingan kali ini. Ia terlibat langsung dalam semua gol Juventus yang terjadi, terlebih dengan gol keduanya yang terbilang spektakuler.  1 gol, 4 shots, 6 take-ons, dan 3 crossings adalah catatan pertandingannya pada partai melawan Lazio kemarin

unnamed(5)

 

Pertandingan berikutnya adalah partai Liga Champions melawan Sevilla yang akan digelar di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán. Partai ini sebenarnya cukup krusial karena Juventus tentu masih akan mengincar posisi pertama di Grup D demi menghindari bertemu lawan kuat di babak berikutnya.

~Fino Alla Fine…FORZA JUVENTUS..!!!~

You may also like...